Kembali ke homepage/Kembali ke arsip artikel
Artikel Guru
24 Maret 2026Ustaz Farhan Syaukani4 menit baca

Peran orang tua dalam proyek rumah dan pembiasaan digital

Proyek rumah tidak akan berjalan baik jika rumah hanya menjadi tempat menyerahkan tugas. Orang tua berperan menjaga ritme, menyediakan ruang percakapan, dan mengawal penggunaan gawai.

Tim pendamping projekKembali ke arsip artikel
Siswa di ruang kelas

Rumah sebagai ruang tindak lanjut

Banyak tugas proyek dimaksudkan untuk melatih observasi, mencatat, dan mempresentasikan pengalaman. Di titik ini, rumah menjadi ruang latihan yang menentukan.

Orang tua tidak perlu mengambil alih isi proyek, cukup membantu anak membuat jadwal, memecah langkah kerja, dan menutup kegiatan dengan refleksi singkat.

Pembiasaan digital yang realistis

Sekolah tidak mengharapkan rumah bebas gawai sepenuhnya. Yang dibutuhkan adalah batas waktu yang konsisten dan pengawasan yang bisa dijelaskan kepada anak.

  • gunakan area umum rumah untuk akses gawai
  • pisahkan layar hiburan dari waktu belajar
  • pastikan orang tua tahu konten yang diakses anak
Artikel terkait

Artikel terkait

Bacaan lanjutan ini dipilih untuk memberi konteks sekolah yang masih berada dalam topik serupa.

Artikel GuruMengelola kebiasaan gawai agar tetap sejalan dengan ritme belajar rumah

Panduan singkat wali kelas untuk orang tua tentang durasi layar, pengawasan, dan penguatan rutinitas selepas sekolah.

Agenda KomunitasWorkshop literasi keluarga untuk orang tua calon siswa

Sekolah membuka sesi pengenalan kultur belajar dan komunikasi rumah-sekolah bagi keluarga yang sedang mempertimbangkan GSM.